Langsung ke konten utama

MEREKA

biarlah mereka berkata sesuaka yang mereka inginkan,
biarlah mereka menerka semampu yang mereka imajinasikan
biarlah sisi gelap memang harus menghantui

tak ingin berlarut dalam kisah yang sama
tak ingin terbawa dengan arus yang tak semestinya
tak ingin menjadi kegelapan yang nyata

Jika memang  seperti itu lalu harus apa
menangis juga percuma saja kan
menyalahkan takdir hanya menambah luka
berlari tetap saja tak akan menyelesaikan masalah

mereka hanya orang asing yang mencoba jadi Tuhan
mereka hanya orang yang tanpa mereka hidup itu membosankan
mereka hanyalah mereka tanpa peduli hati yang lain

Lalu maukah menjadi mereka katakan
atau maukan jadi bagian dari mereka itu sendiri

Hidup hanya sekali dan Hidupmu bukan milik mereka
Create your life as you want tanpa penyesalan

Take your time and think wan you want to in ur life
many things that you can do by yourself
crying and laugh is life , enjoy the pain
enjoy the happines enjoy every moment that you throught

if you do mistake , take it as a lesson and
change to be better then
If you want to something go ahead
grab it like your own way


IT'S your life , Not THEM
so take it as you want

risk is consequent just follow your heart said
create your rules and create your the best HOME



- TathaLixiuz-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jeitan Hati Luka tak berdarah

 Sedikitnya hati tercubit dan mersakan sakit yang tak kasat mata, luka tak berdarah mungkin istilah yang tepat untuk ini namun ntahlah bagaimana menjelaskannya. Ternyata jauh di dalam sana aku masih terlalu kekanak-kanakan. Ternyata aku tidak sedewasa dan sebijak itu. Ternyata aku jauh lebih dari kata buruk. Rasanya sakit dan semua terasa HAMPA. Ntahlah apa yang harus aku lakukan, kenapa rasanya berbeda ? Kenapa rasanya tak seperti dulu yang masih ada mimpi dan abisi? Kenapa malah jadi begini aku berada di titik yang sama, kenapa rasanya tidak ada yang berubah dan mengapa rasanya sunguh tidak sedewasa itu  Malu pada diri sendiri mungkin, semakin banyak kenyataan yang aku tahu bahwa aku sesungguhnya semenyedihkan itu. Hibernasi  yang kuingatkan mungkinkah yang seperti ini ? kenapa jalannya terlalu berat tapi tak berat ? kenapa rasanya seakan tak adil padahal hanya aku yang kurang bersyukur dan meminta lebih tanpa usaha ? Kenapa aku menjadi wanita lemah dan pengecut ? keman...

Kebudayaan Suku Karo

KEBUDAYAAN SUKU KARO  Kata Pengantar      Puji dan syukur kehadirat TuhanYang Maha Esa karena berkat berkat dan rahmat karunia-Nya sehingga penulis dapat menyusun makalah ini yang berjudul “KEBUDAYAAN SUKU KARO” tepat pada waktunya. Penulis menyadari bahwa didalam pembuatan makalah ini berkat tuntunan Tuhan Yang Maha Esa dan tidak lepas dari bantuan berbagai pihak baik dari teman-teman, keluarga dan terutama kepada dosen pembimbing saya maka dari itu dalam kesempatan ini penulis menghaturkan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang membantu dalam pembuatan makalah ini. Akhir kata semoga makalah ini dapat makalah memberikan manfaat kepada seluruh pembaca. Selain itu penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata kesempurnaan, baik dari bentuk penyusunan maupun materinya. Oleh karenanya kritik dan saran dari pembaca sangat diharapkan untuk penyempurnaan makalah selanjutnya.  Medan, Januari 2013 Penu...

aku dan masa lalu

mencintaimu adalah lelah bagiku mencintaimu adalah tangis & luka bagi aku mencintaimu adalah waktu bagi aku mencintaimu adalah proses bagi aku mencintaimu adalah senyum bagi aku mencintaimu adalah tawa bagi aku mencintaimu adalah gelap bagi aku mencintaimu juga adalah terang bagiku mencintaimu adalah sedih dan bahagiaku walau berlalu begitu adanya berlalu dengan atau tanpa aku tetap masih mencintaimu . . . hingga sampai saat ini kau di sana dapatkah engkau tau semua rasa dan perih yang aku rasai kini ? dapatkah engkau ada walau semenit untukku untuk mengukir sedikit kenangan indah walau hanya sesaat yang bersamamu tak ingin berharap lagi dan lagi mungkin kisah ini hanyalah sebuah kisah klasik yang tak bermakna dan berarti lagi tapi cukup untukku mengingat sedikit rasa itu sudahlah . . kini kubiarkan berlalu dan terhanyut dalamnya perih dan luka yang ku pendam diantara semua rasa sakit yang kurasa CUKUP !! mari kita akhiri setiap kisah ini lagi dan lagi ...