Langsung ke konten utama

KOLONG LANGIT



Sejuta peranan dengan sejuta tanya 
mengahadirkan kata tanya ada apa gerangan 
mencoba memahami dan mengerti atau 
kadang seolah menjadi Tuhan untuk meramalkan apa yang terjadi 
tanpa melihat mundur bagaimana "sosok" diri yang diagungkan 
bercerita tentang misteri kolong langit drama kehidupan 

Lalu apa yang salah dengan "Rasa" yang kadang menjadi candu 
bermain dengan logika dan hati yang tak seiring bahkan mejadikan 
dunia fana menjadi surga bak fatamorgana seakan tak ada lagi 
surga yang suci dan api neraka yang membakar sukma 

Bercerita tentang hari esok dan masa depan yang akan datang 
penuh impian dan warna tanpa sadar gelap menjadi racun 
menyelimuti hari ini, lalu bagaimana bisa bicara tentang hari esok  ?


Apakabar Kolong Langit hari ini apakah sama dengan kemarin  ?
apakah masih ada kolong langit - kolong langit lain di masa depan ?
atau mungkin selamanya kolong langit akan menjadi saksi 
hancurnya sebuah kebinasaaan peradaban ego dan drama kehidupan ?
Masihkah ada pelangi sehabis hujan ???


- TathaLixiuz-
29 Agustus 2021

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jeitan Hati Luka tak berdarah

 Sedikitnya hati tercubit dan mersakan sakit yang tak kasat mata, luka tak berdarah mungkin istilah yang tepat untuk ini namun ntahlah bagaimana menjelaskannya. Ternyata jauh di dalam sana aku masih terlalu kekanak-kanakan. Ternyata aku tidak sedewasa dan sebijak itu. Ternyata aku jauh lebih dari kata buruk. Rasanya sakit dan semua terasa HAMPA. Ntahlah apa yang harus aku lakukan, kenapa rasanya berbeda ? Kenapa rasanya tak seperti dulu yang masih ada mimpi dan abisi? Kenapa malah jadi begini aku berada di titik yang sama, kenapa rasanya tidak ada yang berubah dan mengapa rasanya sunguh tidak sedewasa itu  Malu pada diri sendiri mungkin, semakin banyak kenyataan yang aku tahu bahwa aku sesungguhnya semenyedihkan itu. Hibernasi  yang kuingatkan mungkinkah yang seperti ini ? kenapa jalannya terlalu berat tapi tak berat ? kenapa rasanya seakan tak adil padahal hanya aku yang kurang bersyukur dan meminta lebih tanpa usaha ? Kenapa aku menjadi wanita lemah dan pengecut ? keman...

Kebudayaan Suku Karo

KEBUDAYAAN SUKU KARO  Kata Pengantar      Puji dan syukur kehadirat TuhanYang Maha Esa karena berkat berkat dan rahmat karunia-Nya sehingga penulis dapat menyusun makalah ini yang berjudul “KEBUDAYAAN SUKU KARO” tepat pada waktunya. Penulis menyadari bahwa didalam pembuatan makalah ini berkat tuntunan Tuhan Yang Maha Esa dan tidak lepas dari bantuan berbagai pihak baik dari teman-teman, keluarga dan terutama kepada dosen pembimbing saya maka dari itu dalam kesempatan ini penulis menghaturkan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang membantu dalam pembuatan makalah ini. Akhir kata semoga makalah ini dapat makalah memberikan manfaat kepada seluruh pembaca. Selain itu penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata kesempurnaan, baik dari bentuk penyusunan maupun materinya. Oleh karenanya kritik dan saran dari pembaca sangat diharapkan untuk penyempurnaan makalah selanjutnya.  Medan, Januari 2013 Penu...

ERRORS IN COPING WITH CONFLICT

In our lives as social beings and as individuals themselves would have a problem . Because life without problems is not real life and it's just wonderful when a problem or conflict that happens , we always take the load and not just a few people who think even a narrow defeat by the problem itself , and even decided to end the life . We know that communication is a key determinant of quality of their relationships with those around us . That's because they , when conflict occurs , we must still consider how we communicate that conflict or quarrel was not dilated and could be overcome . However , often times people are just wrong to take a stand so that the conflict can be resolved even open it give rise to a new problem to the split . Here I summarize some wrong attitude in dealing with conflict is to avoid conflict , self-defense or self-closing , on an average , would like to be true , would not listen , and want to blame the defeat . First , to avoid conflicts . When t...