Langsung ke konten utama

dalam diam

dalam dia aku bertahan
dalam diam aku merenung
dalam diam aku berbicara
dalam diam aku tersenyum
dalam diam aku terluka
dalam diam jug akau bahagia

lalu
pertanyaan itu datang
samapai kapan harus diam ???

jikalaupun silent is gold
tapi bagaimana ku beekata -kata
hingga mereka tau


bisakah diam berjalan tanpa ku memulai?
mampukah diam akan selalu menenangkan?
bahkan sampai kapankah diam ini menjadi candu yang
tak tau harus aku sampaikan ??

hi hati ...
berdamailah hingga kita berbaikkan untuk dapat melangkah
menyembuhkan hati yang termakan sepi....



-tathalixiuz-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jeitan Hati Luka tak berdarah

 Sedikitnya hati tercubit dan mersakan sakit yang tak kasat mata, luka tak berdarah mungkin istilah yang tepat untuk ini namun ntahlah bagaimana menjelaskannya. Ternyata jauh di dalam sana aku masih terlalu kekanak-kanakan. Ternyata aku tidak sedewasa dan sebijak itu. Ternyata aku jauh lebih dari kata buruk. Rasanya sakit dan semua terasa HAMPA. Ntahlah apa yang harus aku lakukan, kenapa rasanya berbeda ? Kenapa rasanya tak seperti dulu yang masih ada mimpi dan abisi? Kenapa malah jadi begini aku berada di titik yang sama, kenapa rasanya tidak ada yang berubah dan mengapa rasanya sunguh tidak sedewasa itu  Malu pada diri sendiri mungkin, semakin banyak kenyataan yang aku tahu bahwa aku sesungguhnya semenyedihkan itu. Hibernasi  yang kuingatkan mungkinkah yang seperti ini ? kenapa jalannya terlalu berat tapi tak berat ? kenapa rasanya seakan tak adil padahal hanya aku yang kurang bersyukur dan meminta lebih tanpa usaha ? Kenapa aku menjadi wanita lemah dan pengecut ? keman...

Kebudayaan Suku Karo

KEBUDAYAAN SUKU KARO  Kata Pengantar      Puji dan syukur kehadirat TuhanYang Maha Esa karena berkat berkat dan rahmat karunia-Nya sehingga penulis dapat menyusun makalah ini yang berjudul “KEBUDAYAAN SUKU KARO” tepat pada waktunya. Penulis menyadari bahwa didalam pembuatan makalah ini berkat tuntunan Tuhan Yang Maha Esa dan tidak lepas dari bantuan berbagai pihak baik dari teman-teman, keluarga dan terutama kepada dosen pembimbing saya maka dari itu dalam kesempatan ini penulis menghaturkan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang membantu dalam pembuatan makalah ini. Akhir kata semoga makalah ini dapat makalah memberikan manfaat kepada seluruh pembaca. Selain itu penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata kesempurnaan, baik dari bentuk penyusunan maupun materinya. Oleh karenanya kritik dan saran dari pembaca sangat diharapkan untuk penyempurnaan makalah selanjutnya.  Medan, Januari 2013 Penu...

Perbedaan Present Perfect Tense and Past Perfect Tense with The Formula 16 Tense

Rumus-rumus 16 tenses A. PRESENT TENSE 1. Simple present tense (sekarang ) a. Nominal sentence (+) S + To be ( am, is, are)+ KB/KS/KK/KD (-) S + To be+ not + KB/KS/KK/KD (?) To be+ S + KB/KS/KK/KD Yes , S + to be No, S + to be + not b. Verbal sentence (+) S + V 1 s/es + Object ( O) (-) S + do not/ does not + V1 + O (?) Do/Does + S + V1 + O Yes, S + do/ does No, S + do not/ does not 2. Present continuous tense (sedang skrg) (+) S + To be ( is, am, are)+ v-ing+ O (-) S + To be + not + V- ing + O (?) To be + S + V-ing + O Yes, S + To be No, S + To be + not 3. Present perfect tense ( sudah) a. Nominal sentence (+) S + have/has + been + KB/KS/KD (-) S + have/has+ not + been + KB/KS (?) Have/Has + S + been + KB/KS/KD Yes, S + have/ has No, S + have/ has + not b. Verbal sentence (+) S + have/Has + V3 + O (-) S + have/ has + not + V3 +O (?) Have/Has + S + V3 + O Yes, S + have/has No, S + have/ has + not 4. Present perfect continuous tense ( sudah ...