Langsung ke konten utama

Satu hari

Sehari telah  terbuang denan percuma
Sehari telah terabaikan tanpa sesuatu yang berarti
Sehari dilalui dsngan penuh pergumulan
Tapi do it nothing

Entahlah kenapa harus begini
Ingin rasanya memukul diri sendiri
Hi, wake up girl ! !
Don't be a loser again !!!

But NOTHING !!

Disana banyak ribuan nyawa yang mencoba
Bertahan untuk bisa hidup hari ini
Disana banyak orang menginkan satu hari lagi
Untuk bisa hidup hari ini

Namun what happened to me ???
Oh Jesus Christ what  did i do ???

Hanya kebimbangan dan rasa resah yang menyelimuto
Dan untuk kesekian kalinya  terjebak dalam dunia abu-abuku
Lalu sampai kapan harus begini ??
Belum cukupkah kisah yang terlewati untuk mengerti
Tak bisakah berdiri dengan tanpa sisi abu-abu


Aku tau tak banyak orang yang akan sabar menghadapi
Keadaan seperti bahakan untk menjelaskannya sendiri pun
Aku tak mampu . . .

Yang selalu menjadi peentanyaan
Sampai kapan ??
Sampai kapan ??
Akan selalu mengikuti abu abu itu

Sudah banuak kekecewaan bahkan air mata
Tak sanggup jadi penawar rasa sesak

Kemana wahai dikau sang jati diri ?
Kemana engkau hingga selalu dalam kebimbanganmu ?
Tunggu sampai dunia runtuhkah baru 'berjaan'
Atau haruskah hitam yamg menyelimuti

Jangan , jangan kecewakan lagi mereka
Jamgan jangan ada lagi air mata
Berbaik hatilah semesta hingga teebeas
Dari belenggu kerapuhan yang kasat mata
Berbaik hatilah sang Pencipta
Hingga tidak semaking hanyut dalam godaan netapa


Hi hati,
Segera temukan jalan pulang dan jangan tersesat lagi
Cukup sudah labirin itu memakan waktu
Hi jiwa,
Teguhlah dan kuatlah karna tak peduli sebeep banyak
Musuh yang mengelilingimu
DIRI sendirilah yang jadi musuh abadi yang paling kuat
Tegarlah !!!
Karna waktu tak akan menanti !!!



           -TathaLixiuz-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jeitan Hati Luka tak berdarah

 Sedikitnya hati tercubit dan mersakan sakit yang tak kasat mata, luka tak berdarah mungkin istilah yang tepat untuk ini namun ntahlah bagaimana menjelaskannya. Ternyata jauh di dalam sana aku masih terlalu kekanak-kanakan. Ternyata aku tidak sedewasa dan sebijak itu. Ternyata aku jauh lebih dari kata buruk. Rasanya sakit dan semua terasa HAMPA. Ntahlah apa yang harus aku lakukan, kenapa rasanya berbeda ? Kenapa rasanya tak seperti dulu yang masih ada mimpi dan abisi? Kenapa malah jadi begini aku berada di titik yang sama, kenapa rasanya tidak ada yang berubah dan mengapa rasanya sunguh tidak sedewasa itu  Malu pada diri sendiri mungkin, semakin banyak kenyataan yang aku tahu bahwa aku sesungguhnya semenyedihkan itu. Hibernasi  yang kuingatkan mungkinkah yang seperti ini ? kenapa jalannya terlalu berat tapi tak berat ? kenapa rasanya seakan tak adil padahal hanya aku yang kurang bersyukur dan meminta lebih tanpa usaha ? Kenapa aku menjadi wanita lemah dan pengecut ? keman...

Kebudayaan Suku Karo

KEBUDAYAAN SUKU KARO  Kata Pengantar      Puji dan syukur kehadirat TuhanYang Maha Esa karena berkat berkat dan rahmat karunia-Nya sehingga penulis dapat menyusun makalah ini yang berjudul “KEBUDAYAAN SUKU KARO” tepat pada waktunya. Penulis menyadari bahwa didalam pembuatan makalah ini berkat tuntunan Tuhan Yang Maha Esa dan tidak lepas dari bantuan berbagai pihak baik dari teman-teman, keluarga dan terutama kepada dosen pembimbing saya maka dari itu dalam kesempatan ini penulis menghaturkan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang membantu dalam pembuatan makalah ini. Akhir kata semoga makalah ini dapat makalah memberikan manfaat kepada seluruh pembaca. Selain itu penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata kesempurnaan, baik dari bentuk penyusunan maupun materinya. Oleh karenanya kritik dan saran dari pembaca sangat diharapkan untuk penyempurnaan makalah selanjutnya.  Medan, Januari 2013 Penu...

aku dan masa lalu

mencintaimu adalah lelah bagiku mencintaimu adalah tangis & luka bagi aku mencintaimu adalah waktu bagi aku mencintaimu adalah proses bagi aku mencintaimu adalah senyum bagi aku mencintaimu adalah tawa bagi aku mencintaimu adalah gelap bagi aku mencintaimu juga adalah terang bagiku mencintaimu adalah sedih dan bahagiaku walau berlalu begitu adanya berlalu dengan atau tanpa aku tetap masih mencintaimu . . . hingga sampai saat ini kau di sana dapatkah engkau tau semua rasa dan perih yang aku rasai kini ? dapatkah engkau ada walau semenit untukku untuk mengukir sedikit kenangan indah walau hanya sesaat yang bersamamu tak ingin berharap lagi dan lagi mungkin kisah ini hanyalah sebuah kisah klasik yang tak bermakna dan berarti lagi tapi cukup untukku mengingat sedikit rasa itu sudahlah . . kini kubiarkan berlalu dan terhanyut dalamnya perih dan luka yang ku pendam diantara semua rasa sakit yang kurasa CUKUP !! mari kita akhiri setiap kisah ini lagi dan lagi ...