Langsung ke konten utama

Topeng

Kian hari bertambah rasa sesak dan khawatir yang tiada tara dalam menghadapi kehidupan kedepannya, semakin menyesakkan tanpa tau harus berbuat apa dan tanpa tau akan apa yang terjadi, ntahlah aku saja bingung dengan situasi kehidupan yang tak kunjung membuat ada hal yang patut menguatkan untuk bertahan, lelah tentu saja baik hati, fisik dan pikiran begitu lelah seakan tak menikmati hidup sementara waktu kian terrus berlalu tanpa mau menunggu bagaimana dan dalam keadaan apa yang di alami sekrang. Lalu yang harus bagaimana di lalui kehidupan ini ? Seiring dengan waktu berjalan begitu adanya tanpa ada waktu untuk mempertimbangkan keadaan , bukannya tak punya waktu hanya saja seakan waktu engan untuk berteman. Sungguh bukan pilihan yang bagus sebenarnya namun jika di pikirkan dan berlarut dalam keadaan seperti ini akan semakin banyak waktu yang kian terbuang. Ada yang salah namun bagaimana ? Seakan yang akan menjadi masalah saja pun tidak menampakkan diri ke permukaan hingga tertutp helain batasan yang tipis sadar ataupun tidak tercipta karenanya. Ya mungkin kembali lagi buka hanya hidup dalam duniaku saja melainkan saat mencapai duniaku yang mengamabang aku masih berada dalam rengkungan dunia yang menyadarkan bahwa " kamu masih bernapas hari ini ", " kamu masih hidup hari ini ", " kamu masih sehat"dengan berbagai pemikiran yang menyadakan bahawa kaki masih berpijak pada bumi yang sama .

sulit untuk mengerti atau seolah dibuat sulit untuk mengecoh keadaan atau memang hanya sebuah kekuatan pikirfan yang mebuat semua seakan semakin kacau padahal di ata mereka yang memanda tak ada yang salah. walaupun demikian bagaimana , bagaimana cara menjalani kehdiupan ini dengan baik dan benar ? Bagaimana menjadi seorang yang normal semenatara kata normal itu sendiri masih saja mengambang tidak menentukan mana rahnyanya. YAH, mungkin dari proses lahir, berjalan ,berlari, bersekolah, bekerja, menikah hingga akhirnya membina keluarga lagi serta seterusnya. Ntahlah aku seakan tak yakin dengan apa yang ada daam pikiranku tapi kubiarakan mengalir seperti yang mereka katakan sebelumnya dengan istilah paling beken saat ini "JALANI SAJA"

namun mau sampaikan akan berjalan dengan terus , sementara ada ruang kosong yang memaksa untuk diisi namun jawaban mengambang tidak ada kepastian ? lagi ntahlah !!!

Kini bukan tak mencintai dan menghargai kehidupan yang telah di berikan walau lebih sering kata bersyukur tetap melawan ego yang tiada banding hanya saja butuh sesuatu yang mendorong untuk tetep berjalan walau seolah menikmati hidup tapi kenyataan keadaan yang memaksa untuk memasang topeng yang lebih lagi. Yah selain topeng tak akan ada yang mampu menandingin siapa kita  sebenarnya. Topeng yah topeng itu . . .


18 Juni 2019
-TathaLixiuz-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jeitan Hati Luka tak berdarah

 Sedikitnya hati tercubit dan mersakan sakit yang tak kasat mata, luka tak berdarah mungkin istilah yang tepat untuk ini namun ntahlah bagaimana menjelaskannya. Ternyata jauh di dalam sana aku masih terlalu kekanak-kanakan. Ternyata aku tidak sedewasa dan sebijak itu. Ternyata aku jauh lebih dari kata buruk. Rasanya sakit dan semua terasa HAMPA. Ntahlah apa yang harus aku lakukan, kenapa rasanya berbeda ? Kenapa rasanya tak seperti dulu yang masih ada mimpi dan abisi? Kenapa malah jadi begini aku berada di titik yang sama, kenapa rasanya tidak ada yang berubah dan mengapa rasanya sunguh tidak sedewasa itu  Malu pada diri sendiri mungkin, semakin banyak kenyataan yang aku tahu bahwa aku sesungguhnya semenyedihkan itu. Hibernasi  yang kuingatkan mungkinkah yang seperti ini ? kenapa jalannya terlalu berat tapi tak berat ? kenapa rasanya seakan tak adil padahal hanya aku yang kurang bersyukur dan meminta lebih tanpa usaha ? Kenapa aku menjadi wanita lemah dan pengecut ? keman...

Kebudayaan Suku Karo

KEBUDAYAAN SUKU KARO  Kata Pengantar      Puji dan syukur kehadirat TuhanYang Maha Esa karena berkat berkat dan rahmat karunia-Nya sehingga penulis dapat menyusun makalah ini yang berjudul “KEBUDAYAAN SUKU KARO” tepat pada waktunya. Penulis menyadari bahwa didalam pembuatan makalah ini berkat tuntunan Tuhan Yang Maha Esa dan tidak lepas dari bantuan berbagai pihak baik dari teman-teman, keluarga dan terutama kepada dosen pembimbing saya maka dari itu dalam kesempatan ini penulis menghaturkan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang membantu dalam pembuatan makalah ini. Akhir kata semoga makalah ini dapat makalah memberikan manfaat kepada seluruh pembaca. Selain itu penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata kesempurnaan, baik dari bentuk penyusunan maupun materinya. Oleh karenanya kritik dan saran dari pembaca sangat diharapkan untuk penyempurnaan makalah selanjutnya.  Medan, Januari 2013 Penu...

aku dan masa lalu

mencintaimu adalah lelah bagiku mencintaimu adalah tangis & luka bagi aku mencintaimu adalah waktu bagi aku mencintaimu adalah proses bagi aku mencintaimu adalah senyum bagi aku mencintaimu adalah tawa bagi aku mencintaimu adalah gelap bagi aku mencintaimu juga adalah terang bagiku mencintaimu adalah sedih dan bahagiaku walau berlalu begitu adanya berlalu dengan atau tanpa aku tetap masih mencintaimu . . . hingga sampai saat ini kau di sana dapatkah engkau tau semua rasa dan perih yang aku rasai kini ? dapatkah engkau ada walau semenit untukku untuk mengukir sedikit kenangan indah walau hanya sesaat yang bersamamu tak ingin berharap lagi dan lagi mungkin kisah ini hanyalah sebuah kisah klasik yang tak bermakna dan berarti lagi tapi cukup untukku mengingat sedikit rasa itu sudahlah . . kini kubiarkan berlalu dan terhanyut dalamnya perih dan luka yang ku pendam diantara semua rasa sakit yang kurasa CUKUP !! mari kita akhiri setiap kisah ini lagi dan lagi ...