Langsung ke konten utama

Hiatus

Hari akan berlalu dengan hari 
melepas tahun ke tahun dengan kata waktu 
Tak bisa berhenti hanya akan terus berjalan 
tanpa pandang siapa dan bagaimana 

Menyesali waktu juga akan percuma 
menyalahkan takdir juga tak kalah percuma 
ingin marah maupun menangis kencang juga sama 
hanya buang energi yang sia-sia

Lalu siapa yang patut disalahkan ?

Rasa itu semakin dalam saat kebahagian semu
tak kasat mata juga tak kunjung datang 
ingin melupakan tetap saja tak semudah itu 
Terlalu kecewa mungkin iya 

namun salahkah berharap ?

SAMA, semua sama saja 
Tak ada yang peduli tapi bukankah harus ada 
yang patut disyukuri ??

Ada tentu saja ada saat ego berada di bawah 
untuk mencapai kebahagian kemenangan hati
tapi salahkah jika itu saja tak cukup ?

Sesaat berharap hanya tinggal menunggu waktu
namun kembali lagi semua hanya berlalu dengan angin
berlalu tanpa arti , berlalu tanpa makna 
tidak meninggalkan jejak ataupun kata 

Percuma saja kan ?

Hiatus mungkin butuh itu 
bukan untuk diri sendiri tapi juga "dunia"

atau mungkin begini arti "DIRI"
berbayang tapi SEMU 

-TathaLixiuz-
01 April 2020
Jakarta





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jeitan Hati Luka tak berdarah

 Sedikitnya hati tercubit dan mersakan sakit yang tak kasat mata, luka tak berdarah mungkin istilah yang tepat untuk ini namun ntahlah bagaimana menjelaskannya. Ternyata jauh di dalam sana aku masih terlalu kekanak-kanakan. Ternyata aku tidak sedewasa dan sebijak itu. Ternyata aku jauh lebih dari kata buruk. Rasanya sakit dan semua terasa HAMPA. Ntahlah apa yang harus aku lakukan, kenapa rasanya berbeda ? Kenapa rasanya tak seperti dulu yang masih ada mimpi dan abisi? Kenapa malah jadi begini aku berada di titik yang sama, kenapa rasanya tidak ada yang berubah dan mengapa rasanya sunguh tidak sedewasa itu  Malu pada diri sendiri mungkin, semakin banyak kenyataan yang aku tahu bahwa aku sesungguhnya semenyedihkan itu. Hibernasi  yang kuingatkan mungkinkah yang seperti ini ? kenapa jalannya terlalu berat tapi tak berat ? kenapa rasanya seakan tak adil padahal hanya aku yang kurang bersyukur dan meminta lebih tanpa usaha ? Kenapa aku menjadi wanita lemah dan pengecut ? keman...

Kebudayaan Suku Karo

KEBUDAYAAN SUKU KARO  Kata Pengantar      Puji dan syukur kehadirat TuhanYang Maha Esa karena berkat berkat dan rahmat karunia-Nya sehingga penulis dapat menyusun makalah ini yang berjudul “KEBUDAYAAN SUKU KARO” tepat pada waktunya. Penulis menyadari bahwa didalam pembuatan makalah ini berkat tuntunan Tuhan Yang Maha Esa dan tidak lepas dari bantuan berbagai pihak baik dari teman-teman, keluarga dan terutama kepada dosen pembimbing saya maka dari itu dalam kesempatan ini penulis menghaturkan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang membantu dalam pembuatan makalah ini. Akhir kata semoga makalah ini dapat makalah memberikan manfaat kepada seluruh pembaca. Selain itu penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata kesempurnaan, baik dari bentuk penyusunan maupun materinya. Oleh karenanya kritik dan saran dari pembaca sangat diharapkan untuk penyempurnaan makalah selanjutnya.  Medan, Januari 2013 Penu...

Titik Nol

 Tak pernah terpikirikan akan pada titik ini, kembali keawal mula-mula dan bahkan dengan strugle kehidupan yang sedikit lebih besar. Meningglakan kehidupan ibukota dan kembali ke rumah adalah jalan yang aku pilih saat ini dengan modal tanpa apapun dan paling menyakitkan dengan tangan kosong dan penyakit yang seharusnya mungkin bisa saja diatasi tanpa harus sampai pada titik ini. Mungkin ini juga merupakan tiket untuk pergi dari kehidupan toksik yang seharusnya mungkin sudah lama aku tinggalkan apabila aku sedikit lebih berani untuk maju. Berharap kata ya sudahlah keluar dari hati sehingga mungkin semuanya terasa lebih ringan namun jauh dari lubuk hati terdalam sungguh sulit untuk berdamai. Kata Pengecut sesungguhnya mungkin jadi nama belakang yang saat ini patut di sandang dengan nama belakangku karna kehidupan yang aku ingnkan sangat jauh dari rencana awal bahkan motivasi yang dulu berkobar juga sudah lama menghilang dan lebih parahnya serasa hidup namun tak hidup bahkan kehidupan...