Langsung ke konten utama

sisi gelapku

kembali menghadapi proses masa yang baru kini
ntah itu sebuah hal yang bagus atau ganya yah sekrang cukup hanya dijalani ajahlah
walau aku tahu sedikitnya kebebasan itu akan sedikit berkurang kiranya kini.

aku pun ga  tau apakah itu akan menjadi pengaruh yang baik atau ga ama aku juga
tapi setiap kali aku memikirkannya mungkin itu yang terbaik buatku kini
terkadang aku merasa aku sendiri tidak bisa mengendalikan diriku sendiri
walaupun dlam hati aku sudah mempunyai tekat dan kemauan yang kuat tetap saja
pada akhirnya aku kalah pada persaanku . ..

kebebasan itu begitu melekat padaku hingga kini mungkin sebenarnya tidak ada
yang terlalu berbeda tapi bersama dan tinggal bersama sungguh ada sesuatu
hal yang membuatku untuk berhenti walau hanya sebentar.

entahlah apakah ini salah satu cobaan atau mungkin cara lain bagiku
untuk memempuh hal yang baik dalam masa depanku atau tidak
yang aku tahu kini bukan hanya sekedar ingin berubah tapi mencoba jadi yang lebih baik

aku tau terlalu banyak hal yang mungkin kuinginkan dan semuanya itu baik
namun sungguh aku seorang pengecut yang hanya mampu sembunyi dan berdiam
tak berusaha meraih dan menggemgam hal itu

aku sadari semuanya itu adalah ketidaak berdayaanku dan I am LOSER
menyakitkan yah memang menyakitkan tapi aku juga tak bisa melawan
sungguh aku berusaha lari dan melawan keterpurukkanku ini namun semuanya hanyalah sia2
aku semakin dalam terjatuh dan semakin menyatu dalam kegegelapan itu


aku berusaha mencari jalan lain meneriakkan keprihatinanku pada orang lain
namun merka tak mengerti maksud dan tujuanku
dan aku juga tak akan bisa bicara sejujurnya kepada mereka
\karna lagi dan lagi inilah egoku yang takk akan pernah bisa ku lenyapkan sepanjang hidupku

hanya ini caraku terakhir terlepasa dari rasa yang memuakkan ini
semuaga ada cahaya dan jalan yang baik untuk ku melewati semua yang
kurasakan dan sungguh menyiksa ini . . .

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jeitan Hati Luka tak berdarah

 Sedikitnya hati tercubit dan mersakan sakit yang tak kasat mata, luka tak berdarah mungkin istilah yang tepat untuk ini namun ntahlah bagaimana menjelaskannya. Ternyata jauh di dalam sana aku masih terlalu kekanak-kanakan. Ternyata aku tidak sedewasa dan sebijak itu. Ternyata aku jauh lebih dari kata buruk. Rasanya sakit dan semua terasa HAMPA. Ntahlah apa yang harus aku lakukan, kenapa rasanya berbeda ? Kenapa rasanya tak seperti dulu yang masih ada mimpi dan abisi? Kenapa malah jadi begini aku berada di titik yang sama, kenapa rasanya tidak ada yang berubah dan mengapa rasanya sunguh tidak sedewasa itu  Malu pada diri sendiri mungkin, semakin banyak kenyataan yang aku tahu bahwa aku sesungguhnya semenyedihkan itu. Hibernasi  yang kuingatkan mungkinkah yang seperti ini ? kenapa jalannya terlalu berat tapi tak berat ? kenapa rasanya seakan tak adil padahal hanya aku yang kurang bersyukur dan meminta lebih tanpa usaha ? Kenapa aku menjadi wanita lemah dan pengecut ? keman...

MENCOBA LAGI

 Hari ini aku memutuskan sesuatu yang penting dalam kehidupanku dimana aku mencoba untuk lebih mengikhlaskan segala sesuatu yang terjadi selama ini. Mencoba memperbaiki diri menjadi pribadi yang benar- benar matang dan mencoba kembali menjadi sosok yang harusnya ingin di bentuk sesuai kemaun diri, mecoba untuk tidak lagi menghakimi, mencoba untuk memaafkan, mencoba untuk lebih sabar, mencoba untuk lebih berbesar hati, mencoba kembali untuk lebih menerima dan memperbaiki diri.  Benar memang tidak ada yang sempurna, benar juga bahwasanya kita tak bisa mengukur kata menang dan kalah dalam kehidupan ini karenanya aku mencoba untuk menerima lagi dan lagi yang seharusnya sejak awal aku mengerti dan harus aku lakukan.  Biarlah semua pembelajaran singkat yang menamparku begitu terperosok jauh namun tidak menimbulkan huru hara dalam kehidupanku yang sebenernya tidak layak untuk kukatakan sempurna itu. Mungkin sedikit lebih membingungkan dan tidak mudah dipahami untuk setiap untain...

Titik Nol

 Tak pernah terpikirikan akan pada titik ini, kembali keawal mula-mula dan bahkan dengan strugle kehidupan yang sedikit lebih besar. Meningglakan kehidupan ibukota dan kembali ke rumah adalah jalan yang aku pilih saat ini dengan modal tanpa apapun dan paling menyakitkan dengan tangan kosong dan penyakit yang seharusnya mungkin bisa saja diatasi tanpa harus sampai pada titik ini. Mungkin ini juga merupakan tiket untuk pergi dari kehidupan toksik yang seharusnya mungkin sudah lama aku tinggalkan apabila aku sedikit lebih berani untuk maju. Berharap kata ya sudahlah keluar dari hati sehingga mungkin semuanya terasa lebih ringan namun jauh dari lubuk hati terdalam sungguh sulit untuk berdamai. Kata Pengecut sesungguhnya mungkin jadi nama belakang yang saat ini patut di sandang dengan nama belakangku karna kehidupan yang aku ingnkan sangat jauh dari rencana awal bahkan motivasi yang dulu berkobar juga sudah lama menghilang dan lebih parahnya serasa hidup namun tak hidup bahkan kehidupan...